Search blog.ca

  • Sticky Tips Kehamilan Trimester Pertama

    Tips Kehamilan Trimester PertamaMendapat kehamilan merupakan anugerah yang tak terkira dari Maha Kuasa. Gambaran buah hati yang lucu segera akan terwujud, serasa lengkap sebuah keluarga dengan kehadiran buah hati. Namun, bukan hanya bayangan kebahagiaan saja, menjalani kehamilan yang sehat merupakan suatu hal yang perlu diperhatikan dan dilakukan oleh para ibu hamil. Kehamilan membutuhkan kewaspadaan dan penjagaan untuk menghindarkan hal-hal yang tidak diinginkan. Oleh karena itu diperlukan kiat-kiat untuk menjaga agar kehamilan yang sedang dijalani tetap berlangsung sehat. Berikut tips-tips yang dapat dilakukan oleh ibu hamil pada saat kehamilan trimester pertama

    • Carilah informasi sebanyak-banyaknya tentang bagaimana caranya menjalani kehamilan yang sehat baik melalui buku, media kabar, televisi, internet, dll.
    • Mulailah dan segera membiasakan diri mengenakan baju-baju yang longgar, meskipun perut belum kelihatan membesar.
    • Pada trimester pertama, ibu hamil sering mengalami mual dan muntah yang salah satunya dapat menyebabkan dehidrasi, oleh karena itu perbanyaklah ibu hamil minum air putih atau jus buah di luar jadwal makan.
    • Makanlah jenis makanan yang mudah dicerna seperti nasi, jagung, kentang, ubi, dll
    • Hindarkan makanan yang mengandung kadar lemak tinggi atau berminyak seperti hidangan bersantan, gorengan atau daging berlemak.
    • Hindari aneka macam bau-bauan yang menyengat atau tidak disukai, hal ini untuk menghindarkan ibu hamil dari rasa mual dan muntah.
    • Biasakan menyikat gigi setelah ibu hamil makan atau setelah mengalami muntah.
    • Untuk menghindarkan rasa mual dan pusing lainnya, usahakan secara perlahan-lahan ketika ibu hamil hendak bangun dari tidur atau berbaring, jangan dilakukan secara sekaligus dan spontan
    • Ada baiknya ibu hamil makan dalam porsi kecil namun sering, hal ini juga untuk menghindarkan ibu hamil mengalami mual dan muntah
    • Sediakanlah selalu minuman dan makanan kecil yang mengandung kadar garam rendah di dekat kamar tidur, hal ini dilakukan agar stelah makan makanan tersebut, ibu hamil terhindar dari rasa mual dan muntah pada saat akan beraktivitas. Makanan kecil yang dapat disajikan antara lain seperti biskuit, roti gandum, atau buah-buahan.
    • Bergabunglah atau carilah teman yang juga sedang mengalami kehamilan, atau bergabung di komunitas-komunitas ibu hamil, agar dapat saling bertukar pikiran dan pengalaman.
    • Makanlah cemilan di pagi hari sebelum bangkit dari tempat tidur.
    • Minumlah susu hangat bila ibu hamil mengalami insomnia atau kesulitan tidur.
    • Bila ibu hamil mengalami sembelit, minumlah air putih minimal 12 gelas sehari.
    • Jika ibu hamil merasa sakit di bagian bawah perut dan terlihat adanya flek darah, khususnya setelah kehamilan usia > 4 minggu, segera hubungi dokter.

    Dan untuk Anda para calon Ibu. Untuk menyambut kelahiran si Baby. Mempersiapkan kebutuhan bayi sangatlah penting. Pada usia kandungan 7 bulan adalah waktu yang pas untuk mempersiapkannya. Peralatan mandi, produk bayi, dan perlengkapan bayi.

    Memilih produk bayi harus hati-hati. Pilihlah produk bayi yang aman seperti Zwitsal. Dan Anda juga harus memilih perlengkapan bayi yang aman untuk si Babyi. Pilihlah popok, gurita, kain bedong, celana, baju yang berbahan lembut agar si Baby merasa nyaman tidak mudah iritasi. Jangan memilih yang berbahan keras atau kasar, karena akan menyebabkan kulit bayi Anda iritasi.

    Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda Calon Ibu dan Ayah.

    Sumber : bidanku.com

  • Kiwi, Salah Satu Sahabat Kulit Sehat

    KiwiKiwi merupakan buah dengan kandungan vitamin C dan vitamin E yang tinggi. Vitamin-vitamin inilah, yang merupakan vitamin yang baik untuk menghindari beberapa gangguan kulit. Selain sebagai antioksidan dan penetral radikal bebas, vitamin tersebut juga berfungsi untuk pembentukan kolagen dan merawat kesehatan kulit. Vitamin E yang terkandung pada buah ini, mampu melindungi membran sel dan mencegah kerusakan kolagen kulit yang disebabkan oleh sinar ultraviolet, yang sering menjadi penyebab beberapa gangguan kulit.

    Selain dikonsumsi secara langsung untuk perawatan kulit dari dalam, buah kiwi juga dapat dijadikan masker wajah. Adapun caranya bermacam-macam, dari yang sederhana hanya dengan menempelkan irisan buah kiwi segar tersebut pada kulit wajah, menghaluskannya sebagai scrub, atau mencampurkannya dengan ekstrak buah-buahan dan bahan lainnya.

    Sebagai pembersih wajah untuk melindungi dari gangguan kulit akibat kotoran dan debu yang menempel di wajah, kiwi dapat digunakan dengan menghaluskannya dan melumurinya pada seluruh bagian wajah. Kulit yang kemudian terasa dicubit-cubit, menandakan bahwa kandungan asam organik di dalam kiwi sedang bekerja. Dengan melakukan ini, setelah olesan kiwi tersebut dibersihkan dari wajah, maka kulit wajah pun akan tampak bersih dan pori-pori kulit wajah yang besar dapat diringkas dan menjadi lebih kencang.

    Namun, seperti yang sempat disebutkan sebelumnya, buah kiwi juga dapat digunakan untuk perawatan kulit dari dalam karena kandungan vitamin C dan vitamin E-nya yang tinggi. Karenanya, konsumsi buah kiwi atau buah lain apapun dengan kandungan vitamin C dan vitamin E yang tinggi, juga dapat menghindari dari berbagai gangguan kulit yang biasa muncul, seperti flek hitam, jerawat, keriput, dan sebagainya.

  • Perawatan Bayi Baru Lahir

    Perawatan Bayi Baru LahirSeorang bayi yang baru lahir tentu saja bagaikan mutiara yang harus dijaga dalam cangkang kerang yang kuat, untuk melindunginya dari berbagai ancaman ombak laut maupun ancaman lain. Begitulah, bayi baru lahir sangat rentan dan sensitive sehingga perawatan bayi memerlukan perhatian lebih. Namun sebelum mempraktekkan perawatan bayi baru lahir yang tepat, kita perlu mengtahui tanda-tanda bayi lahir sehat, yaitu setelah lahir, bayi lahir segera menangis dan dapat bergerak aktif dengan warna kulit di seluruh tubuh berwarna kemerahan. Berat lahir yang normal adalah 2,5 – 4 kg dengan panjang badan minimal 49 cm. selain itu, bayi yang sehat juga dapat mengisap ASI dengan kuat.

    Tujuan utama dari perawatan bayi adalah agar bayi kita tetap sehat dan tumbuh berkembang secara optimal. Untuk itu, perawatan bayi tidak terlepas dari rutinitas untuk memeriksakan kesehatannya, memantau pertumbuhannya, terutama semenjak bayi baru lahir. Sebaiknya pada hari pertama dan ketiga pada minggu pertama bayi lahir sudah dimulai pemeriksaan kesehatannya. Hal ini bertujuan untuk mengetahui sedini mungkin adanya kelainan pada bayi, atau apabila bayi sakit. Perawatan bayi yang baik harusnya menjamin bayi mendapatkan ASI, salep mata antibiotic, suntikan vitamin K1 untuk mencegah pendarahan, selain itu tidak lupa imunisasi Hepatitis B untuk mencegah penularan penyakit tersebut.

    Kemudian hal utama yang perlu diperhatikan pada perawatan bayi baru lahir adalah bagian tali pusatnya. Untuk merawat tali pusat memang memerlukan ketelatenan, namun sangat penting karena bagian ini rentan sekali terserng infeksi dan akibatnya bia berbahaya bagi si bayi. Usahakan ibu tidak membubuhi apapun pada pangkal tali pusar, meskipun hanya sekedar bedak atau minyak. Rawat tali pusat terbuka dan kering, bila tali pusat kotor atau basah, sebaiknya ibu mencucinya denganair bersih dan sabun mandi, jangan lupa untuk mengeringkannya dengan kain bersih. Tali pusat yang basah menjadi tempat yang rawan disinggahi kuman penyakit. Bila terjadi iritasi atau tali pusat berwarna kemerahan, segera periksakan ke bidan atau dokter.

    Hal penting yang tidak boleh dilupakan dalam perawatan bayi tentu saja kebersihannya. Menjaga kebersihan bayi tidak dapat dipisahkan dengan proses memandikan bayi, pada perawatan bayi yang tepat, diperlukan teknik khusus untuk memandikan bayi baru lahir. Bayi boleh dimandikan minimal setelah 6 jam waktu kelahirannya, sebaiknya menggunakan air hangat di ruangan yang hangat. Tidak dianjurkan memandikan bayi segera setelah lahir karena sangat berbahay apabila bayi mengalami kedinginan atau hipotermia. Memandikan bayi baru lahir juga tidak boleh terlalu lama, usahakan membersihkan muka, leher, ketiak, dengan air dan sabun dalam waktu singkat. Kemudian keringkan seluruh tubuh bayi. Jaga agar bayi tetap hangat dengan selimut, baju, dan bedong, akan tetapi tidak dianjurkan memasang bedong terlalu ketat. Apabila bayi sedang sakit, misalnya mengalami demam atau pilek, jangan dimandikan terlebih dahulu, tunggu kondisinya benar-benar membaik. Untuk membersihkannya bisa dengan dikompres atau dilap dengan air hangat.

    Perawatan bayi baru lahir sebenarnya tidak terlalu sulit, hanya saja membutuhkan sedikit ketelatenan dan perhatian khusus. Yang terpenting adalah jaga kebersihan bayi, misalnya apabila uang air kecil atau besar segera diganti popoknya, kemudian pakaikan pakaian yang besih, kering, dan lembab. Selain itu, kita perlu menjaga agar bayi tetap hangat, karena bayi baru lahir sangat sensitive terhadap perubahan suhu.

Footer:

The content of this website belongs to a private person, blog.ca is not responsible for the content of this website.